Minggu, 30 Juni 2013

Planet Sejuk dan Mirip Bumi Ditemukan

Planet Sejuk dan Mirip Bumi Ditemukan
Para Astronom menemukan tujuh planet yang memiliki posisi terdekat dengan Sistem Tata Surya. Tiga di antaranya diklaim mampu mendukung kehidupan seperti di Bumi.

Dari ketiga planet tersebut, ada planet yang paling mampu mendukung kehidupan. Diberi nama Gliese 667C, mengorbit di dekat rasi bintang Scorpius, jaraknya sekitar 20 tahun cahaya dari Bumi.

Daily Mail melansir, 30 Juni 2013, para astronom percaya bahwa planet tersebut adalah zona habitat yang layak bagi manusia. Itu terlihat dari orbitnya yang lumayan jauh dari pusat Tata Surya atau matahari, sehingga diperkirakan memiliki suhu sejuk, bahkan sangat dingin, dan diduga mempunyai kandungan air.

Posisi Gliese 667C sangat dekat dengan dua planet lainnya, sehingga ketika malam hari, dua planet lainnya diduga akan tampak seperti bulan purnama.

Sebelumnya, menurut Guillem Anglada Escuda, dari University of Gottingen, Jerman, para ilmuwan tidak mendapat sinyal keberadaan planet Gliese 667C dalam data-data pemantauan.

"Setelah memeriksa kembali data-data tersebut dan melakukan pemantauan baru, hasilnya positif, kami mendeteksi tanda-tanda keberadaan tentang planet itu," kata Escuda.

Escuda menambahkan, planet Gliese 667C memiliki ukuran lebih kecil dari Bumi. Sedangkan, posisi Gliese 667C yang jauh dari pusat tata surya mengakibatkan cahaya di planet itu menjadi redup dan bercuaca dingin.

"Bumi mengelilingi matahari dengan jarak yang dekat sehingga membuat cuacanya panas. Tapi, Gliese 667C tidak mengorbit dekat dengan matahari, cuacanya akan lebih sejuk," tambahnya.

Perburuan planet

Sementara itu, Rory Barnes, ilmuwan dari University of Washington, AS, mengatakan dari tujuh planet yang ditemukan, manusia harus segera menemukan planet lain mana yang benar-benar layak huni.

"Meskipun ukuran planet Gliese 667C terlalu kecil ketika dilihat dari teleskop, tapi planet itu memiliki gravitasi terhadap planet-planet lainnya," kata Barnes.

Barnes menuturkan, dengan ditemukannya gravitasi itu, maka para astronom dapat menghitung jarak orbit dan massa dari planet Gliese 667C.

Temuan terbaru ini sudah diterbitkan oleh European Southern Observatory di Jurnal Astronomy & Astrophysics. (VivaNews)

Sabtu, 29 Juni 2013

Unik, Teh Ini Harus di Petik Dengan Bibir Perawan

Lagi negara lain budaya, lain pula kebiasaan, seperti sebuah kebiasaan di Jepang, ada ritual khusus minum teh. Sedangkan di China, ada perkebunan yang mengharuskan pemetik teh memiliki kriteria tertentu. Teh di kebun tersebut harus dipetik dengan kelembutan, yaitu memetik ujung daun teh harus menggunakan bibir seorang gadis seperti kutipan vemale berikut ini.

Harus Perawan dan Minimal Punya Payudara Cup C

Kalau kita sempat jalan-jalan ke Gushi, Provinsi Henan, China. Di sana, Anda akan menemukan sebuah kebun teh bernama Jiuhua yang memiliki keunikan. Hanya gadis perawan yang boleh memetik daun teh di sana, syarat lain adalah.. gadis itu juga harus memiliki ukuran payudara minimal cup C. Upah para pemetik teh di atas rata-rata 50 poundsterling atau sekitar 780 ribu rupiah. Mereka tidak boleh menyentuh daun teh dengan tangan, harus memakai bibir.

"Seorang calon pegawai harus seorang wanita yang masih perawan dengan ukuran bra minimal cup C, tidak boleh ada bekas luka terlihat di tubuh saat memakai seragam," demikian syarat yang diminta. Li Yong, juru bicara kebun teh Jiuhua menambahkan, "Pekerjaan ini jauh lebih sulit daripada kelihatannya. Mereka harus membersihkan diri sebelum bekerja dan ikut pelatihan khusus agar memiliki kekuatan pada leher dan bibir,"

Konon, Dahulu Ada Peri Pemetik Teh

Mengapa perkebunan ini repot-repot mempekerjakan pemetik teh dengan syarat yang cukup aneh? Konon, ada legenda yang mengatakan bahwa daun teh di daerah itu diambil oleh peri menggunakan bibir mereka. Ketika air sudah dituangkan pada daun teh, peri itu akan naik di tengah uap dan pergi ke langit. Percaya tidak percaya, tradisi ini tetap dilanjutkan. Peri diganti dengan gadis perawan dengan syarat tertentu.


Cara memetik teh di kebun Jiuhua juga tidak sembarangan. Pucuk daun teh dipetik menggunakan bibir gadis perawan. Hasil petikan itu dimasukkan dalam keranjang kecil bernama Chaliuqing. Keranjang tersebut harus terbuat dari ranting pohon willow segar. Karena dipetik khusus, daun-daun teh akan dilelang. Ada juga yang mengatakan bahwa teh dari kebun Jiuhua dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Ada juga tradisi yang melibatkan sekelompok gadis perawan untuk memetik daun teh dan menyelipkan hasil petikan daun teh di antara payudara saat tidur. Aroma perawan yang diserap teh dikabarkan memiliki manfaat untuk kesehatan.

Jumat, 28 Juni 2013

Akhirnya Makam Kuno Peru Ditemukan

Para arkeolog di Peru telah menemukan sebuah makam kerajaan lengkap dengan harta dan mumi seorang wanita yang berasal dari sekitar 1.200 tahun yang lalu.

Penemuan di wilayah utara ibu kota Peru, Lima, ini diharapkan dapat memberikan keterangan baru mengenai kerajaan Wari yang berkuasa di Andes sebelum munculnya peradaban Inca.

Lebih dari 60 kerangka manusia ditemukan berada di dalam makam itu, termasuk tiga ratu Wari yang dimakamkan dengan perhiasan emas dan perak serta keramik yang dicat dengan cantik.

Banyak jenazah yang telah dimumikan ditemukan duduk tegak -menunjukkan indikasi keningratan.

Para arkeolog mengatakan makam itu ditemukan di El Castillo de Huarmey, sekitar 280km sebelah utara dari Lima.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah arkeologi Peru kami telah menemukan sebuah makam kekaisaran dari era budaya Wari," kata wakil direktur proyek, Milosz Giersz, seperti dikutip oleh kantor berita Reuters.

"Isi satu ruang makam terdiri dari 63 tubuh manusia, sebagian besar dari mereka adalah perempuan, dibungkus untuk pemakaman dan dikubur dalam posisi duduk yang khas, sebagai pola asli Wari."
Penggalian rahasia

Ahli arkeologi forensik, Wieslaw Wieckowski, mengatakan cara tubuh lain diletakkan mengindikasikan adanya upacara pengorbanan manusia.

"Enam dari tulang-belulang yang kami temukan di kuburan tidak memakai kain. Mereka diletakkan di atas pekuburan yang lain dengan posisi yang sangat aneh. Jadi kami percaya bahwa mereka dikorbankan," kata dia.

"Fakta bahwa kebanyakan tengkorak itu adalah perempuan dan barang-barang mewah di pekuburan membuat kami menginterpretasikan bahwa ini adalah makam elit kerajaan. Hal ini juga mengubah cara pandang kami mengenai posisi perempuan di dalam kebudayaan Wari."

Para arkeolog menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menggali ruang pemakaman secara rahasia untuk menghindari para perampok mengetahui lokasi situs pemakaman itu.

Kebudayaan Wari berkembang dari dari abad ke 7 hingga 10 masehi. Orang-orang Wari mengakui ibu kota mereka di dekat kota Ayacucho modern di Andes.



Sumber : BBC Indonesia

Farah Youssef, Finalis Cantik Arab Idol

Nama dan wajah Farah Youssef wanita asal Suriah (24) mendadak menjadi pusat perhatian. Ia adalah finalis Arab Idol 2013. Meski tidak berhasil menjadi pemenang utamanya, perjuangannya mengikuti ajang kompetsisi bernyanyi menjadi sorotan.

Seperti diberitakan Reuters, Farah Youssef saat malam final Sabtu malam lalu, harus bersaing dengan dua kandidat lainnya, dari Mesir dan Palestina-- beberapa negara yang paling bermasalah dan berbahaya. 

Farah menjadi finalis wanita satu-satunya di ajang itu. Di Beirut, di mana kompetisi digelar, sebuah kafe memasang layar besar dan suara Farah terdengar hingga ke jalan.

Youssef, dari Suriah, harus menerjang daerah berbahaya dan harus melalui orang-orang bersenjata dan pos pemeriksaan untuk mencapai Lebanon, tempatnya menyanyi di atas panggung. Meski perjuangannya meraih juara utama gagal diraih, ia tetap bangga bisa ikut andil di acara tersebut.

Kandidat dari Palestina, Mohammed Assaf, dinobatkan sebagai pemenang pada Sabtu malam. Ia pun dibesarkan di sebuah kamp pengungsi di Jalur Gaza. Dia menghabiskan berjam-jam melalui perlintasan perbatasan dan harus memanjat pagar belakang studio untuk tiba pada waktunya untuk mengamankan tempat di kompetisi.

"Mendengar teriakan anak muda dan melihat mereka berhasil mencapai impian, ini jauh lebih baik daripada suara tembakan yang biasa kudengar di Palestina, Suriah dan di seluruh Arab," kata Assaf berseri-seri setelah kemenangannya.

Ya, acara Arab Idol memang menyedot perhatian publik. Adanya acara ini juga menjadi hiburan tersendiri. Banyak masyarakat menantikan acara ini. 

"Tak seorang pun di daerah berbicara tentang apa pun selain perang atau Arab Idol," kata salah satu juri asal Lebanon, Ragheb Alama.

"Ini adalah duta nyata untuk negara. Dengan perubahan rezim terjadi di negara-negara Arab, mereka adalah titik cahaya di tengah bayangan gelap yang berkembang."




Sumber : VivaNews

Remaja Di Berbagai Dunia Konsumsi Vodka Lewat Vagina

Seorang remaja asal Spanyol mengalami keracunan alkohol parah setelah mengonsumsi setengah liter vodka. Bedanya, vodka tak diminum seperti pemabuk pada umumnya, tetapi digunakan untuk merendam tampon atau gulungan kapas. Tampon tersebut kemudian diselipkan ke vagina si remaja. Parah amat guys...

Hasilnya, remaja yang tak disebutkan namanya itu mabuk berat dan baru diperbolehkan pulang dari rumah sakit dua hari kemudian. Mabuk dengan cara menyelipkan tampon hasil rendaman minuman keras dilaporkan mulai jadi tren di kalangan remaja Inggris, Jerman, Amerika, dan negara-negara di kawasan Skandinavia. 

Vagina dipilih karena memiliki kemampuan menyerap alkohol ke aliran darah lebih cepat melalui dinding membran. Praktik yang akrab disebut "tampvodka" ini diciptakan untuk mengelabui kontrol orangtua. 

Dengan tampvodka, tentunya tak ada bau alkohol di mulut dan bisa mengeluarkan bermacam alasan jika sempoyongan. Menurut laman The Sun yang dikutip Kamis (27/6), wanita yang sering melakukan praktik tampvodka sangat berpotensi mengalami kerusakan vagina. 

Selama ini, cara mabuk ekstrim lainnya adalah dengan menenggak minuman keras lewat dubur. Caranya sangat mudah, mereka tinggal menuangkan minuman keras ke dubur dengan menggunakan bong atau corong.

Kamis, 27 Juni 2013

Bayi Malang Ini Sengaja diBuang Oleh Ibu Kandungnya

Seorang bayi berkulit putih yang belum dikenal siapa pemiliknya ini, sontak menjadi bahan pembicaraan masyarakat Desa Bulu Tellue Kecamatan Tondong Tallasa Pangkep, Kamis, (27/6/13). Bayi ini dititip seorang wanita tidak dikenal kepada salah seorang warga bernama Aminah, 34 tahun. Wanita tega tersebut mengaku dari Kalimantan ingin menuju Kabupaten Bone, namun dengan alasan tidak dapat membawa sang bayi lantaran perjalanan jauh yang harus ditempuhnya menggunakan sepeda motor ucapnya.

"Aminah menuturkan ketika bayi tersebut dibawa seorang wanita, ia lagi baring-baring di depan rumah, kemudian datanglah seorang wanita menggendong bayi tersebut. Menurutnya bayi tersebut akan dititipkan sebentar, dan sore hari si ibu tersebut akan datang menjemputnya," tutur Aminah.

Namun hingga sore hari kemarin, Rabu (26/6/13), wanita tersebut tidak kunjung datang. Merasa ada yang tidak beres dengan bayi dan ibu tersebut, Aminah pun segera melaporkan keberadaan bayi mungil tersebut ke kantor desa setempat. Dan kini, bayi yang diberi nama panggilan Bruce Lee oleh warga, sementara dalam perawatan puskesmas setempat.

Rabu, 26 Juni 2013

Wow, Harga Komputer Ini Rp.4,9 M

Steve Wozniak bersama Steve Jobs memulai debut pertama Apple Computer pada 1 April 1976. Sebanyak 50 komputer Apple 1 yang dirakit di kamar tidur tamu, di rumah orang tua Jobs. 

Sampai saat ini, produk komputer Apple 1 menjadi komputer legendaris yang diburu banyak orang, terlebih ketika Jobs wafat pada Oktober 2011.

Melansir Business Insider, 27 Juni 2013, seorang pria tua bernama Ted Perry, 70 tahun, berniat melelang Apple 1 miliknya, yang digunakan pertama kali pada tiga dekade silam. 

Selama beberapa tahun, Perry menyembunyikan Apple 1 di kotak kardus di rumahnya, di kawasan Sacramento, California, AS. 

"Komputer ini menjadi bagian sejarah di mana revolusi komputer di dunia dimulai," kata Perry.

Dia menceritakan, Apple 1 miliknya adalah barang bekas. Dia membelinya setelah melihat iklan baris di sebuah surat kabar pada tahun 1979. 

"Ketika itu, untuk membeli Apple 1, saya membarternya dengan beberapa peralatan komputer yang ada di rumah," ujarnya.

Perry memiliki niat yang mulia, ia berencana melelang Apple 1 untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus dengan membuat sebuah sekolah yang memiliki pelajaran khusus bagi anak-anak itu.

"Saya ingin melelang Apple 1 seharga 300.000 dolar AS (setara Rp2,9 miliar). Saya berharap komputer ini laku minimal dengan harga 500.000 dolar AS (setara Rp4,9 miliar)," kata Perry.

Apple 1 milik Perry akan dilelang secara online di rumah lelang Christie pada 24 Juni sampai 9 Juli 2013.


Barang Langka

Selama ini, Apple 1 telah menjadi barang langka. Bulan lalu, Apple 1 berhasil dijual dengan harga Rp 6,6 miliar di rumah lelang Jerman. Itu menjadi rekor termahal penjualan Apple 1.

Rekor penjualan termahal sebelumnya tercipta pada bulan November tahun 2012, yang mana Apple 1 laku dengan harga Rp 6,3 miliar.