Tampilkan postingan dengan label Kasus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasus. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juli 2013

FPI Merasa Lebih Hebat Dari Presiden SBY...?

Massa FPI, Tribunnews
Front Pembela Islam (FPI) tampaknya masih belum menerima pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa kericuhan yang dilakukan oleh FPI dengan preman setempat di Kendal, Jawa Tengah, saat melakukan aksi sweeping sangatlah mencederai ajaran Agama Islam.

"Sangat jelas kalau ada elemen melakukan itu dan mengatasnamakan Islam justru memalukan agama Islam, mencederai agama Islam. Saya harus katakan itu saudara-saudara," ucap SBY dua hari lalu di Kemayoran Jakarta.

Presiden FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, menegaskan bagaimana seorang Presiden RI bisa mengatakan bahwa monitoring FPI menciderai ajaran Islam sementara prostitusi dan perjudian yang terus aktif di bulan Ramadhan tidak menciderai Islam?

"Seharusnya yang patut dikomentari Presiden sebagai “menciderai ajaran Islam” adalah prostitusi dan perjudian bukan bukan aksi menolak maksiat yang mencederai Islam. Hendaknya Presiden SBY mempelajari dahulu situasi kondisi sebenarnya sebelum berkomentar yang tidak perlu. Apakah pantas dengan dasar toleransi, maka umat Islam yang berpuasa membiarkan pelacuran dan perjudian tetap melenggang?" kata Habib dikutip Tribunnews.com dari situs FPI, Selasa (23/7/2013).

FPI pun menyinggung soal pernyataan SBY yang menegaskan FPI agar menghentikan aksinya dan melakukan hal-hal berguna bagi umat Islam dan masyarakat Indonesia.

Menjawab itu, FPI mengatakan apa yang dilakukan FPI sangat berguna dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Betapa tidak, beberapa peristiwa penting menjadi catatan, bagaimana FPI ikut andil dalam aksi yang bersifat nasional, antara lain:

1.Yang mengevakuasi 100 ribu mayat korban Tsunami di Aceh adalah FPI bukan SBY.
2. Yang menuntut pembatalan KEPPRES MIRAS adalah FPI bukan SBY.
3.Yang menggagalkan KONSER LADY GAGA adalah FPI bukan SBY.
4. Yang menggagalkan KONTES WARIA di berbagai daerah adalah FPI bukan SBY.
5. Yang tetap konsisten menuntut pembubaran AHMADIYAH adalah FPI bukan SBY.
6. Yang berda'wah mengislamkan kembali lebih dari 1000 Ahmadiyah di Jawa Barat adalah FPI bukan SBY.
7. Yang meredam kerusuhan Mbah Priok adalah FPI bukan SBY.
8. Yang membubarkan berbagai pertemuan PKI di berbagai daerah adalah FPI bukan SBY.
9. Yang gencar mengganyang pemikiran LIBERAL untuk selamatkan Aqidah umat Islam adalah FPI bukan SBY.
10.Yang berjuang untuk menuju NKRI bersyariah adalah FPI bukan SBY.

Itulah beberapa aksi andil FPI di negeri tercinta ini


Sumber : Tribun News

Kamis, 18 Juli 2013

Seorang Ibu Tewas Akibat Bentrok FPI Melawan Warga

Seorang warga tewas akibat bentrokan antara anggota FPI dan warga di Desa Ngrancah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Kamis (18/7/2013).

Informasi dari Rumah Sakit Ngesti Waluyo Parakan, Temanggung menyebutkan korban tewas atas nama Ny Tri Munarti (42), warga Desa Krikil, Pageruyung, Kendal.

"Korban mengalami luka di kepala akibat tertabrak mobil," kata Yohanes, petugas jaga IRD RS Ngesti Waluyo.

Kerusuhan juga menyebabkan tiga orang lainnya luka-luka, termasuk Samsul Eko, suami Ny Tri Munarti.

Informasi yang terkumpul, bentrok diduga merupakan buntut dari aksi sweeping FPI di lokalisasi desa Ngrancah, Sukorejo yang terjadi Rabu (17/7/2013) malam kemarin.

FPI yang akan kembali mensweeping itu mendapat perlawanan dari warga. Namun kerumunan warga yang menghadang iring-iringan anggota FPI diterjang mobil.

Seperti diwartakan, bentrok antara sejumlah anggota FPI asal Temanggung dengan puluhan warga Sukorejo itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dan diduga dipicu aksi sweeping yang dilakukan anggota FPI di tempat lokalisasi di Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Warga setempat menolak sweeping yang dilakukan anggota FPI Temanggung itu karena menilai FPI tidak berhak, dan bukan wilayah ormas yang bersangkutan.

Akibat bentrok tersebut, sejumlah laskar yang mengatasnamakan umat Islam dan warga setempat menderita luka, satu unit mobil bernomor polisi AB 7105 SA milik FPI dibakar massa, sedangkan beberapa mobil lain FPI rusak terkena lemparan batu. Polisi semula hanya mengaku menangkapseorang anggota FPI dan mengevakuasi 26 lainnya dari Masjid Besar sekitar alun-alun yang dikepung warga. Polisi belakangan juga mengakui adanya korban jiwa dalam tindak anarkistis di bulan Ramadan itu. (Dari berbagai sumber)

Jumat, 28 Juni 2013

Remaja Di Berbagai Dunia Konsumsi Vodka Lewat Vagina

Seorang remaja asal Spanyol mengalami keracunan alkohol parah setelah mengonsumsi setengah liter vodka. Bedanya, vodka tak diminum seperti pemabuk pada umumnya, tetapi digunakan untuk merendam tampon atau gulungan kapas. Tampon tersebut kemudian diselipkan ke vagina si remaja. Parah amat guys...

Hasilnya, remaja yang tak disebutkan namanya itu mabuk berat dan baru diperbolehkan pulang dari rumah sakit dua hari kemudian. Mabuk dengan cara menyelipkan tampon hasil rendaman minuman keras dilaporkan mulai jadi tren di kalangan remaja Inggris, Jerman, Amerika, dan negara-negara di kawasan Skandinavia. 

Vagina dipilih karena memiliki kemampuan menyerap alkohol ke aliran darah lebih cepat melalui dinding membran. Praktik yang akrab disebut "tampvodka" ini diciptakan untuk mengelabui kontrol orangtua. 

Dengan tampvodka, tentunya tak ada bau alkohol di mulut dan bisa mengeluarkan bermacam alasan jika sempoyongan. Menurut laman The Sun yang dikutip Kamis (27/6), wanita yang sering melakukan praktik tampvodka sangat berpotensi mengalami kerusakan vagina. 

Selama ini, cara mabuk ekstrim lainnya adalah dengan menenggak minuman keras lewat dubur. Caranya sangat mudah, mereka tinggal menuangkan minuman keras ke dubur dengan menggunakan bong atau corong.

Kamis, 27 Juni 2013

Bayi Malang Ini Sengaja diBuang Oleh Ibu Kandungnya

Seorang bayi berkulit putih yang belum dikenal siapa pemiliknya ini, sontak menjadi bahan pembicaraan masyarakat Desa Bulu Tellue Kecamatan Tondong Tallasa Pangkep, Kamis, (27/6/13). Bayi ini dititip seorang wanita tidak dikenal kepada salah seorang warga bernama Aminah, 34 tahun. Wanita tega tersebut mengaku dari Kalimantan ingin menuju Kabupaten Bone, namun dengan alasan tidak dapat membawa sang bayi lantaran perjalanan jauh yang harus ditempuhnya menggunakan sepeda motor ucapnya.

"Aminah menuturkan ketika bayi tersebut dibawa seorang wanita, ia lagi baring-baring di depan rumah, kemudian datanglah seorang wanita menggendong bayi tersebut. Menurutnya bayi tersebut akan dititipkan sebentar, dan sore hari si ibu tersebut akan datang menjemputnya," tutur Aminah.

Namun hingga sore hari kemarin, Rabu (26/6/13), wanita tersebut tidak kunjung datang. Merasa ada yang tidak beres dengan bayi dan ibu tersebut, Aminah pun segera melaporkan keberadaan bayi mungil tersebut ke kantor desa setempat. Dan kini, bayi yang diberi nama panggilan Bruce Lee oleh warga, sementara dalam perawatan puskesmas setempat.

Sabtu, 18 Mei 2013

Duel Maut di Pasar Pandansari Balikpapan

Belum selesai proses hukum kasus pembunuhan Baharudin (38) oleh pamannya, Azis (32), pembunuhan terjadi lagi di wilayah Balikpapan Barat. Kali ini korbannya tewas di tempat akibat luka tikaman yang menembus dada sebelah kanannya.

Kasus berdarah tersebut terjadi Kamis (16/5) siang sekitar pukul 14.15 Wita di kawasan Pasar Pandansari, tepatnya di sekitar parkiran mobil pasar Pandansari. Korban seorang tukang parkir bernama Rival (27) warga Pandansari RT 30 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, tewas setelah duel bersenjata dengan seseorang yang belum diketahui.

Korban tewas terlentang bersimbah darah tepat di depan pintu keluar parkiran mobil pasar Pandansari. Korban kalah dalam duel maut melawan pelaku. “Korban tukang parkir disini mas,” ujar pedagang pasar kepada Balikpapan, siang kemarin. Dari keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), korban terlihat berkelahi dengan seseorang yang tidak diketahui karena saat itu pelaku menggunakan helm dan masker.

Pelaku dan korban duel menggunakan senjata badik di sekitar parkiran. “Korban dan pelaku ini berkelahi, pelakunya itu pakai helm dan masker jadi tidak tau siapa pelakunya itu, pelaku dan korban sama-sama pakai pisau, tapi korban ini kena tusuk di bagian dadanya akhirnya tewas dan pelaku langsung melarikan diri,” ujar warga yang ada di sekitar TKP saat kejadian tersebut.

Dari saksi yang melihat kejadian pelaku sempat berkelahi dengan korban dan akhirnya korban terjatuh dan langsung dihujani tikaman oleh pelaku, namun korban menangkis dengan tangannya yang membuat beberapa luka sayatan terdapat di tangan korban. Korban akhirnya tewas setelah dada sebelah kanan ditusuk oleh pelaku.

“Kelahi dulu pelaku dengan korban akhirnya korban jatuh dan ditikam beberapa kali sama pelaku dan sempat ditangkis korban tapi akhirnya tertusuk juga di bagian dadanya korban,” kata warga yang tidak mau menyebutkan namanya. Pihak Kepolisian yang mendapat laporan adanya pembunuhan langsung meluncur ke TKP, dan langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk di visum.

Warga yang mengetahui adanya pembunuhan langsung memadati TKP untuk mengetahui apa yang terjadi. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan tersebut. “Kita mendapat informasi adanya pembunuhan dengan TKP pasar Pandan Sari, anggota yang meluncur langsung mengamankan TKP dan membawa jasad korban ke RSKD untuk dilakukan visum.

Untuk pelakunya masih dalah lidik,” ujar Kapolsek Barat Kompol Dandy Ario Yustiawan SH. Kasus pembunuhan ini menjadi kasus pembunuhan yang kedua selama tahun 2013 untuk di wilayah Balikpapan Barat.



sumber : Balikpapan Post