Minggu, 18 Agustus 2013

Penelitian Sebut Atheis Lebih Cerdas Daripada Orang Beragama

Sebuah penelitian di Amerika Serikat bakal membuat Anda tercengang. Mereka yang ateis alias tidak beragama dan tidak mengakui adanya Tuhan ternyata lebih cerdas dibandingkan mereka mengaku berTuhan.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (17/8), selain mempunyai kecerdasan pikiran para ateis juga mempunyai kecerdasan emosional dan kontrol diri yang baik. Mereka lebih memmentingkan perubahan diri ke arah lebih baik ketimbang mengurusi keyakinan orang lain. Mereka juga mampu beradaptasi sesama manusia, cenderung meminggirkan perbedaan, dan ramah.

Hasil ini didapat dari 63 penelitian soal agama dan kecerdasan kurun waktu 1928 hingga tahun lalu. Sekitar 53 hasil penelitian menyebutkan ada hubungan negatif antara agama dan kecerdasan, hanya 10 mengungkap agama dan kecerdasan berjalan beriringan.

Bahkan di kalangan anak-anak. Bocah jarang ke gereja lebih cerdas ketimbang mereka rajin beribadah. PSikolog dari Universitas Rochester mengatakan agama mempunyai keterlibatan penting dalam sebuah keyakinan secara turun temurun mengimani suatu hal yang belum tentu ada kejelasan.

Sementara ilmu menjadi landasan berpikir, merencanakan sesuatu, memecahkan masalah, bisa berpikir abstrak, memahami ide-ide kompleks, belajar dengan cepat, serta belajar dari pengalaman. Ilmu akan mempertanyakan segala sesuatu yang belum pasti.

Hubungan keduanya cenderung negatif lantaran agama tidak berpijak pada rasionalitas, tidak dapat diuji, dan tidak ada dasar ilmu pengetahuan. Sebab itu agama tidak menari bagi orang-orang cerdas di pelbagai belahan dunia.

Orang cerdas tidak menghabiskan waktunya untuk beribadah. Mereka cenderung terus belajar di sekolah dan tempat menurut mereka dapat menambah kecerdasan. Peneliti Jordan Silberman mengatakan kecerdasan yang tinggi menyebabkan manusia mempunyai kontrol, harga diri, mereka juga mampu memahami kehidupan dengan lebih baik.

Itu sebabnya sensus terakhir dua tahun lalu di Inggris jumlah umat Kristen menurun, termasuk anak-anak. Bahkan terjadi kenaikan signifikan yakni 45% mereka mengaku ateis.




Sumber : Merdeka

Sabtu, 17 Agustus 2013

Waspada, Orgnisme Ini Memakan Otak Manusia

Waspada, Orgnisme Ini Memakan Otak Manusia
Departemen Kesehatan di Florida, Amerika Serikat dikejutkan dengan laporan munculnya organisme parasit yang dinamakan Naegleria fowleri. Yaitu sebuah Parasit yang tumbuh di air tawar dan sungai ini, kabarnya dapat membunuh 99% orang yang terinfeksi olehnya.

Dilansir Softpedia, Jumat (16/8/2013), pejabat setempat mengungkap peringatan ini setelah seorang bocah 12 tahun bernama Zachary Reyna telah tertular parasit. Anak tersebut mengalami sakit pada Agustus, tak lama setelah berenang dan bermain dengan teman-teman di selokan atau genangan yang penuh dengan air tawar sebagaimana yang diwartakan okezone.com berikut ini.

Bocah tersebut kini menjalani perawatan medis di rumah sakit khusus anak di Miami. Pejabat setempat mengatakan, organisme 'mengerikan' ini muncul kembali di Florida.

Ilmuwan mengungkap bahwa Naegleria fowleri tumbuh subur di daerah, di mana suhu lingkungan tinggi dan tingkat permukaan air yang rendah. Masyarakat setempat diimbau berhati-hati saat berenang dan menyelam di sungai atau danau.

"Amuba ini banyak ditemukan di air tawar hangat seperti danau, sungai, kolam dan kanal (saluran air)," tutur Departemen Kesehatan Florida. Lebih lanjut sumber mengatakan, infeksi biasanya terjadi ketika suhu meningkat selama jangka waktu yang lama.

Dengan suhu yang meningkat, maka suhu air akan lebih tinggi dan tingkat air yang lebih rendah. "Puncak musim amuba ini adalah Juli, Agustus dan September," tambahnya.

Peneliti mengatakan, Naegleria fowleri memasuki tubuh manusia melalui hidung. Kemudian, organisme itu bergerak ke otak dan menghancurkan kedua neuron dan sinapsis. 

Gejala penyakit akibat parasit ini antara lain sakit kepala, mual, muntah dan deman dalam waktu satu sampai tujuh hari setelah infeksi. Selain itu, penderita akan mengalami kaku pada leher, kehilangan keseimbangan dan kejang, bahkan berhalusinasi.

Menariknya, laporan terbaru mengungkap seorang bocah berusia 12 tahun, bernama Kali Hardig di Arkansas, Amerika Serikat, juga terkena infeksi amuba tersebut. Gadis tersebut diberikan koktail obat dan tampaknya mengalami kondisi kesehatan yang lebih baik.

Kuliah Gratis Komunisme Ala Vietnam

Pemerintah Komunis Vietnam memutuskan para mahasiswa yang belajar Marxisme-Leninisme dan ideologi Ho Chi Minh tidak perlu membayar uang kuliah.

Tujuannya untuk meningkatkan minat mahasiswa agar mau belajar subjek yang tidak populer itu.

Dalam beberapa tahun belakangan, jumlah mahasiswa yang ingin belajar komunisme menurun tajam padahal Vietnam amat bangga dengan warisan Marxisme-nya.

Menurut Pham Tan Ha, dari Departemen Ilmu Sosial dan Kemanusiaan di Universitas Ho Chi Minh, secara umum mereka kesulitan menarik mahasiswa yang ingin belajar filsafat, termasuk Marxisme-Leninisme dan ideologi Ho Chi Minh.

"Kami menetapkan 120 mahasiswa setiap tahun namun tidak pernah memenuhinya," tuturnya kepada koran Thanh Nien.

"Kami sudah menurunkan batas untuk ujian masuk."

Banyak calon mahasiswa yang menghindar dari subjek tersebut karena kekhawatiran untuk mendapatkan lapangan kerja setelah tamat.


Bukan hanya Komunisme

Surat keputusan yang memungkinkan pembebasan uang kuliah sudah ditandatangani Perdana Menteri Nguyen Tan Dung.

Kebijakan bebas uang kuliah juga diberikan bagi mahasiswa kedokteran yang ingin memperdalam keahlian untuk TBC, leprosy, kesehatan mental, dan ilmu bedah.

Sedangkan bidang drama dan opera tradisional Vietnam akan mendapat potongan uang kuliah.

Setiap tahun 800.000 calon mahasiswa ikut ujian masuk universitas di Vietnam namun hanya 300.000 yang mendapat tempat.

Uang kuliah bervariasi, mulai dari 5 juta dong hingga 8 juta dong atau sekitar Rp2,5 juta hingga Rp4 juta per tahun di universitas negeri namun bisa mencapai 120 juta dong untuk universitas swasta.

Vietnam mulai memberlakukan pembayaran uang kuliah pada masa 1990-an namun jumlahnya jauh lebih rendah dari saat ini.



Sumber : BBC Indonesia

Kamis, 15 Agustus 2013

Aneh, Rabbi Zionis Israel Melarang Jabat Tangan

Berjabat tangan . ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Antonov Roman
Pernyataan yang cukup fenomenal ini datang dari seorang rabbi Zionis Israel yang juga Kepala Departemen Pendidikan Gur di Israel Abraham Benjamin Silberberg mengatakan jabat tangan antar kaum lelaki itu haram karena bisa membawa dosa.

Menurut dia, kaum adam hanya boleh saling bersentuhan jari tangan. Namun Silberberg juga menyatakan akan lebih baik jika kaum lelaki tidak bersentuhan sama sekali.

"Fatwa larangan ini akan menjamin kesucian generasi kita selanjutnya," kata dia, seperti dilansir stasiun televisi Press TV, Kamis (15/8) sebagaimana diberitakan laman merdeka.com berikut.

Pada 2011 seorang rabbi Israel juga mengeluarkan fatwa melarang wanita Yahudi mengemudi atau belajar menyetir kecuali dalam keadaan darurat.

Fatwa dari Rabbi Avraham Yosef itu terutama berlaku di kota-kota yang banyak dihuni kelompok ultraortodoks Yahudi.

Rabbi itu menyatakan mengemudi bagi perempuan tidak sopan di kota-kota kebanyakan dihuni warga relijius.

Rabu, 14 Agustus 2013

Uang Seserahan Kurang, Nyawa Hampir Melayang

Menikah, Shutterstock
Rencana pernikahan nyaris berujung maut di Kampung Belaka, Desa Taeng Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (12/8/13) malam. Keluarga calon pengantin perempuan enggan menerima kedatangan rombongan pengantin pria Jamal. Jamal adalah seorang anggota Kopassus Kartasura, Solo, Jawa Tengah, Prajurit Dua (Prada) diteriaki dan ditolak oleh calon mertuanya lantaran uang seserahannya (panaik) dalam adat Bugis-Makassar tidak cukup.

Ceritanya berawal ketika Prada Jamal hendak meminang pujaan hatinya, Irma Selasa (13/8) siang. Keluarga Jamal berkumpul di rumah mempelai wanita. Namun, kesepakatan awal bahwa keluarga mempelai pria akan memberikan uang panaik sebanyak Rp 50 juta ternyata yang dibawa hanya  Rp 35 juta.

Mereka beranggapan bahwa pengantin pria sengaja membuat malu keluarga pengantin wanita. Beruntung masih ada yang berfikiran rasional diantara keluarganya dan berusaha tenang. Belakangan terungkap bahwa uang panaik sebenarnya telah cukup, namun orang yang bertugas membawa uang tersebut berbuat lancang dengan mengambil uang tersebut dan meminjamkan kepada orang lain tanpa sepengetahuan keluarga pengantin pria.

Hingga akhirnya polisi harus turun tangan untuk menghindari hal-hal yang tak dikehendaki. Aparat kepolisian dari Sektor Pallangga dan Polres Gowa melakukan negosiasi dengan pihak keluarga pengantin wanita setibanya di lokasi. Untuk menghindari amukan keluarga korban, Jamal pun harus diamankan ke kantor polisi.

Terakhir disepakati, akad nikah ditunda sampai 21 Agustus mendatang sedangkan kekurangan uang panai dianggap selesai dengan adanya kesanggupan pihak pengantin pria untuk menalanginya.

Mesir Kembali Berdarah, Indonesia Ikut Prihatin

Demo Mesir, Reuters
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan pemerintah Republik Indonesia sangat prihatin atas perkembangan kondisi terkini di Mesir yang semakin memburuk. Masyarakat internasional harus mendesak kekerasan di Mesir segera diakhiri.

"Penggunaan kekerasan yang telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa tidak akan menyelesaikan permasalahan di negeri itu," kata Marty di Jakarta, Rabu (14/8).

Sementara itu Kepala Fungsi Protokol dan Konsuler Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kairo, Mesir Nugroho Yuwono, menyatakan sejauh ini belum ada laporan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban atau terkena dampak fisik dari bentrokan antarpendukung tersebut.

Dia menyebutkan, terdapat empat mahasiswa yang sebelumnya telah dievakuasi dari tempat tinggalnya persis di Rabaah ke tempat yang aman, saat ini ternyata kembali lagi ke Rabaah. KBRI akan meminta bantuan pemerintah setempat untuk mengeluarkan mereka dari sana.

Sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengingatkan seluruh WNI untuk menghindari tempat-tempat di Mesir yang menjadi lokasi bentrokan dan tidak ikut-ikutan dalam konflik di dalam negeri itu.

Juru bicara Ikhwanul Muslimin Gehad El-Haddad hari ini kembali mengklaim korban tewas dari pendukung Muhammad Mursi mencapai 600 orang dan 5.000 lainnya luka.

Pasukan keamanan Mesir hari ini mendesak paksa para pendemo yang mendirikan kemah atau tenda-tenda di Ibu Kota Kairo untuk membubarkan diri, seperti dilansir surat kabar Russia Today, Rabu (14/8).

Saksi mata menyebut 15 korban tewas. Sementara jurnalis kantor berita AFP menghitung korban tewas ada 43 orang. AFP menyebut korban tewas yang kini berada di kamar mayat sementara di tenda-tenda di dekat masjid Rabiah meninggal karena luka tembak.

Sedangkan petugas medis menyatakan sedikitnya enam orang tewas dan 26 lainnya luka.



Sumber : Merdeka

Selasa, 13 Agustus 2013

5 Fakta Hubungan Gelap Sisca Yofie dan Kompol A

5 Fakta Hubungan Gelap Sisca Yofie dan Kompol A
Sisca Yofie, Merdeka.com
Pihak kepolisian Bandung memeriksa seorang perwira polisi dalam kasus tewasnya Sisca Yofie. Komisaris Polisi (Kompol) A terbukti menjalin asmara gelap dengan manajer cantik yang tewas karena diseret motor di Cipedes, Bandung, ini.

Hubungan antara Sisca dan Kompol A awalnya tak banyak diketahui orang. Sisca yang ramah ini sangat tertutup untuk urusan pribadi. Polisi menemukan surat-surat mereka dan foto mesra keduanya.

Tim penyelidik mengarah kepada surat, di mana anggota Polri bernama Kompol A yang bertugas di Polda Jawa Barat, kuat dugaan Sisca memiliki hubungan khusus dengan A. Hal itu didukung foto mereka berdua," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno di Bandung, Selasa (13/8).

Menurut rekan-rekan sekantor, Sisca dikabarkan hendak segera menikah. Tetapi tak jelas dengan siapa mantan model ini akan mengakhiri masa lajangnya. Apakah dengan Kompol A atau pria lain.

Diketahui juga hubungan mereka tak berjalan mulus. Sisca kemudian marah-marah dan menaruh dendam pada mantan kekasihnya ini. Dalam hubungan itu, Sisca memang menjadi orang ketiga. Kompol A sudah memiliki istri dan keluarga.

Berikut 5 fakta hubungan gelap Sisca dengan Kompol A seperti disampaikan Kapolresta Bandung Kombes Sutarno dalam lama merdeka.com berikut ini.


1. Kompol A sudah punya istri

Hubungan Sisca Yofie, manajer cantik yang tewas dibunuh dengan seorang perwira polisi Kompol A terungkap. Mereka menjalin asmara gelap, karena Kompol A sudah memiliki istri.

"Kompol A ini sudah berkeluarga dan tinggal di Cimahi. Jadi memang ada hubungan gelap," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Sutarno saat jumpa pers, Senin (13/8).

Menurut Sutarno Sisca terakhir melakukan kontak dengan Kompol A pada Juni 2012 lalu. Mereka berpisah dan Sisca menaruh dendam pada Kompol A.

Namun polisi tidak menemukan keterlibatan Kompol A dalam pembunuhan Sisca. Menurut Kombes Sutarno, tidak ada bukti yang mengaitkan A pada pembunuhan Sisca. Surat-surat Kompol A pada Sisca pun tak ada yang berisi ancaman.


2. Sisca kesal terus dikejar-kejar

Hubungan Sisca dan Kompol A tak berakhir bahagia. Mereka berpisah setahun lalu. Walau begitu, Kompol A masih terus mengejar Sisca.

"Korban kesal selalu dikejar-kejar oleh Kompol A. Mungkin korban punya alasan tersendiri untuk menghindari Kompol A," kata Sutarno.

Kapolrestabes Bandung Kombes Sutarno mengatakan, Kompol A mengejar Sisca bukan benci namun karena sudah sangat mencintainya. Menurut dia, kemungkinan ada alasan khusus bagi Sisca untuk menghindari Kompol A.

"Kompol A terlanjur cinta," kata Sutarno.


3. Kompol A suruh polisi mata-matai Sisca

Dari hasil pemeriksaan, Kompol A ternyata pernah memerintahkan anak buahnya untuk memata-matai Sisca. Padahal Sisca sudah tak mau menemui perwira polisi ini.

"Sebelum kejadian sudah agak lama, Kompol A pernah menyuruh anggota Polri pangkat Bintara inisial E. Brigadir E ini diperintah untuk mengawasi aktivitas si Sisca," ujar Kapolrestabes Kombes Sutarno saat menggelar jumpa pers, Selasa (13/8).

Jelas perbuatan Kompol A melanggar kode etik. Dia menggunakan wewenangnya untuk kepentingan pribadi. Kompol A dan Brigadir E pun diperiksa Propam Polda Jabar. Keduanya terancam hukuman.

"Nanti sanksinya biar Kabid Humas yang umumkan," kata Sutarno.


4. Pindah kos 3 kali hindari Kompol A

Hubungan Branch Manajer PT Verena Multi Finance, Sisca Yofie (30) dengan Kompol A yang berdinas di Polda Jawa Barat sudah berakhir. Sisca musti pindah kos sebanyak tiga kali demi menghindari Kompol A.

"Surat menyurat antara korban dengan Kompol A yang kami temukan berakhir pada bulan Juni 2012. Sepertinya Sisca kesal dengan perilaku A dan korban memilih menghindar, hingga tiga kali pindah kos," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno di Bandung, Selasa (13/8).

Menurut Sutarno, pihaknya masih mendalami alasan Kompol A mengejar Sisca hingga korban mesti berpindah-pindah tempat tinggal. Apalagi diketahui Kompol A sudah memiliki istri dan anak.

"Jadi memang ada hubungan gelap," jelas dia.


5. Asmara gelap jadi perbincangan di kantor

Kabar kedekatan Sisca dan Kompol A juga dibenarkan oleh rekan sekantor Sisca. Kepada wartawan, seorang pria yang enggan menyebutkan namanya menyatakan hubungan spesial Sisca dengan polisi pernah jadi perbincangan hangat di kantor.

"Bener, sempat dengar di kantor kabar tersebut," kata pria bertubuh gempal tersebut saat ditemui, Selasa (13/8).

Meski pernah mendengar, dia belum mengetahui orang yang dimaksud datang ke kantor untuk mengantar dan menjemput wanita cantik itu. 

"Kalau ketemu langsung sama pribadi anggota belum pernah," jelas pria itu.

Sisca juga diketahui tak pernah diantar jemput ke kosnya di Setrasari Utara, Bandung.