Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Oktober 2014

Kisah Tsamud : Penduduk Lembah Petra Yang Jago Memahat Gunung

Kaum Tsamūd (bahasa Arab: ثمود) adalah suku kuno Arabia yang diperkirakan hidup sekitar millenium pertama Sebelum Masehi dan dekat dengan waktu kenabian Muhammad. Mereka diperkirakan berasal dari wilayah Arabia selatan yang kemudian pindah menuju utara. Mereka kemudian menetap di Gunung Athlab, Madain Shaleh (Wkipedia).

Sejumlah besar kaum Tsamud merupakan pengukir dan pemahat bukit yang baik. Ukiran dan pahatan mereka hingga saat ini dapat ditemui di Gunung Athlab dan hampir seluruh Arab bagian tengah.

Kisah Tsamud : Penduduk Lembah Petra Yang Jago Memahat Gunung
Sebagaimana disebutkan dalam Al Quran, kaum Tsamud menolak peringatan-peringatan dari Allah sebagaimana dilakukan kaum ‘Ad, dan sebagai konsekuensinya mereka pun dihancurkan. Kini, dari hasil studi arkeologi dan sejarah, banyak hal yang tidak diketahui sebelumnya telah ditemukan, misalnya lokasi tempat tinggal kaum Tsamud, rumah-rumah yang mereka buat, dan gaya hidup mereka. Kaum Tsamud yang disebutkan dalam Al Quran merupakan fakta sejarah yang dibenarkan oleh banyak temuan arkeologis saat ini.

Kaum ini memiliki kelebihan yang luar biasa dalam hal arsitektur, yaitu membangun gedung-gedung pencakar langit. Jika Anda berkesempatan keliling dunia, terutama Timur Tengah, cobalah mampir ke Yordania, sebuah negara kerajaan di sebelah utara Arab Saudi. Di sana ada sebuah tempat yang bernama Lembah Petra. Akan Anda jumpai bangunan purbakala nan indah dan kukuh. 

Bangunan itu mirip dengan istana-istana yang dibangun Kekaisaran Romawi Kuno atau peninggalan-peninggalan Mesir kuno. Tiangnya tinggi-tinggi, pintunya pun besar, dengan gapura-gapuranya yang artistik. 

Gedung-gedung pencakar langit itu sengaja dibangun dengan cara memahat gunung-gunung cadas! Hingga saat ini, masih tampak jelas sisa-sisa pahatannya. Nah, siapakah sebenarnya kaum pemahat gunung ini? 

Ashhabul Hijri, yang artinya penduduk kota Hijr, menurut para mufasir, adalah para pemahat gunung-gunung cadas yang berada di Lembah Petra tadi. Mereka generasi penerus kaum 'Ad atau Adites atau Atlantis yang kurang lebih sama hebatnya dalam utak-atik arsitektur kuno. 

Kaum ‘Ad adalah kaum Nabi Hud AS yang tinggal di tanah Iram. Mereka diamuk badai berhawa panas dan dingin selama tujuh hari delapan malam, sehingga tanah itu berkurang kesuburannya. Penduduknya yang beriman kepada ajaran Nabi Hud AS selamat dari amukan badai tersebut, mencari lagi tempat lain yang lebih subur. 

Beberapa dekade kemudian mereka bermigrasi ke wilayah utara Arab Saudi. Di sana mereka menetap dan beranak pinak, membentuk satu koloni yang semakin lama semakin besar dan kuat. Di wilayah tersebut, mereka membentuk bangsa tersendiri yang disebut Kaum Tsamud atau Thamud. 

Kisah Tsamud : Penduduk Lembah Petra Yang Jago Memahat Gunung
Kaum Thamud yang dikabarkan dalam Al-Quran adalah bangsa yang jauh lebih kuat, yang telah membangun peradaban yang sangat maju. Sebagaimana leluhurnya, kaum 'Ad, kaum Thamud mengembangkan pola hidup agraris, yaitu menggantungkan hidup dari budi daya hasil-hasil pertanian, terutama kebun-kebun kurma. Mereka juga mengembangkan sistem irigasi yang canggih, yang memungkinkan hasil bumi mereka berlimpah dan berkualitas. Tanahnya yang subur menjadikan kaum ini makmur. 

Ilmu pengetahuan mereka sangat maju. Di samping itu, Allah juga menganugerahi mereka dengan otak yang cerdas, kemampuan fisiknya yang kuat, yang memungkinkan mereka mengelola negerinya dengan aman dan tenteram. 

Satu kelebihan yang dimiliki kaum ini yang tidak dimiliki oleh kaum yang lainnya, termasuk leluhurnya, kaum 'Ad, adalah kemampuan membangun gedung-gedung tinggi dengan cara memahat gunung-gunung cadas. Gedung-gedung gunung itu tidak hanya dijadikan monumen, tapi juga menjadi tempat tinggal mereka. Konon, menurut sebagian ahli tafsir, istana pahatan itu dijadikan tempat berlindung manakala terjadi pergantian iklim. Di musim dingin, mereka berpindah ke istana gunung cadas itu untuk menghindari angin padang pasir yang ganas yang berhawa dingin. Mereka juga berhasil menyambungkannya dengan istana-istana yang berada di tanah datarnya. Mereka membangun semacam lorong-lorong yang saling bersambungan. 


MUKJIZAT UNTA BETINA

Seperti halnya umat-umat yang terdahulu, sepeninggal Nabi Hud AS, berbagai penyimpangan telah terjadi. Mereka kembali kepada kepercayaan nenek moyangnya dengan menyembah berhala. Mula-mula mereka menciptakannya sebagai wujud orang saleh yang dibuatkan patung-patungnya. Mereka beranggapan, dengan adanya wujud patung itu, mereka merasa lebih dekat lagi dengan idolanya dan bisa meresapi ajaran-ajarannya. Kemudian beralih fungsi menjadi penyambung doa-doa mereka kepada Tuhan yang pada akhirnya mereka menyembahnya sebagai wujud Tuhan dan melupakan ajaran tauhid yang dibawa Nabi Hud AS. 

Peradaban yang tinggi dan kemajuan ilmu pengetahuan yang dimilikinya membuat mereka semakin sombong. “Siapa sih yang sanggup membuat gedung pencakar langit dari gunung-gunung yang dipahat dengan ukiran-ukirannya yang indah? Siapa sih yang berani menandingi kecerdasan kami?” kira-kira itulah ungkapan-ungkapan kesombongan mereka. 

Maka, diutuslah Shaleh (‘alaihissalam), untuk mengembalikan kepercayaannya pada ajaran tauhid. Shaleh (‘alaihissalam) adalah salah seorang penduduk kota Hijr yang betul-betul diharapkan sebagai pemimpin atau generasi penerus peradaban Tsamud yang gilang-gemilang. Dia adalah seorang yang sangat cerdas dan pandai ber-retorika. Tapi ternyata, Shaleh (‘alaihissalam) tidak sesuai dengan apa yang diharapkan para pemuka Tsamud. Bukannya menjadi pemimpin Tsamud, ajaran baru tentang ketauhidan yang dibawanya membuat penduduk kota itu gempar dan gusar. Ia dianggap penghancur tradisi nenek moyangnya. 

Ajaran ketauhidan yang dibawa Shaleh (‘alaihissalam) sama sekali tidak menggoyahkan pendirian kaum itu. Mereka menganggapnya seorang yang kena sihir disebabkan oleh ajarannya yang mereka anggap tidak masuk akal. Bahkan kaum pemahat gunung itu menantangnya untuk mendatangkan satu mukjizat untuk membuktikan kerasulan Shaleh (‘alaihissalam). 

Kisah Tsamud : Penduduk Lembah Petra Yang Jago Memahat Gunung
Mereka menantangnya untuk mendatangkan seekor unta betina. Unta mukjizat ini lain daripada yang lain. Tantangan kaum Tsamud kepada Shaleh ‘Alaihissalam adalah mendatangkan seekor unta yang konon harus keluar dari batu yang memancarkan mata air. Maka, berdoalah Shaleh ‘Alaihissalam kepada Allah untuk mendatangkan mukjizat sebagaimana yang mereka minta. Maka, atas izin Allah, keluarlah unta tersebut. Unta betina ini harus dibiarkan berjalan-jalan sekehandaknya di kota Hijr; mencari makan, minum, dan tidak boleh diganggu. 

Dalam hal minum dari sumber mata air di kota itu pun, unta ini mendapat keistimewaan tersendiri. Satu hari penduduk kota, satu hari unta betina, demikian seterusnya. 

Pada mulanya mereka menaati apa yang diperintahkan Shaleh ‘Alaihissalam. Namun, lama-kelamaan mereka kesal dan kesabaran pun hilang. “Untuk apa menunggu unta betina itu sampai-sampai minum pun harus diatur?” kata salah seorang anggota kaum Tsamud. Maka, mereka mulai mengganggu unta betina itu, menyakitinya, dan pada akhirnya menyembelihnya. 

Melihat kenyataan itu, Shaleh ‘Alaihissalam merasa gusar. "Mereka membunuh unta itu, maka berkatalah Shaleh ‘Alaihissalam, ‘Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah hari yang tidak dapat didustakan." (QS Hud: 65). 

Maka, pada suatu pagi yang cerah di hari yang keempat setelah penyembelihan unta betina dan rencana pembunuhan terhadap keluarga nabiullah itu, datanglah azab Tuhan yang dijanjikan, berupa guntur yang sangat keras, petir yang menjilat-jilat yang meluluhlantakkan seluruh bangunan kota Al-Hijr itu, disertai gempa yang sangat dahsyat. Semua penduduk kota menjadi mayat yang bergelimpangan di dalam rumah, di dalam istana-istana, dan di jalanan, kecuali Shaleh ‘Alaihissalam, keluarganya, dan sebagian penduduk yang beriman. Mereka diselamatkan atas kehendak Allah. 

Kaum Tsamud yang ingkar pun musnah ditimpa azab-Nya. Allah mengabadikannya dalam Al-Quran agar kita dapat memetik pelajaran darinya. Salah satunya, "Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud." (QS Hud: 68).

Jumat, 03 Oktober 2014

Kisah Bangsa Sumeria Kuno dan Bahtera Nabi Nuh AS

Pada tahun 1922 sampai 1934, Leonard Woolley dari The British Museum, Inggris, dan University of Pensylvania, Amerika, memimpin sebuah penggalian arkeologis di tengah padang pasir antara Baghdad dan Teluk Persia. 

Di tempat yang diperkirakan dulunya pernah berdiri sebuah kota bernama Ur, mereka melakukan penggalian. Dari lapisan pertama kerak bumi hingga lima meter ke bawah terdapat sebuah lapisan tanah yang berisi berbagai benda yang terbuat dari perunggu dan perak. Ini benda-benda peninggalan bangsa Sumeria yang diperkirakan hidup sekitar 3.000 tahun Sebelum Masehi. 

Mereka bangsa yang telah dapat membuat benda dari logam. Di bawah lapisan pertama itu mereka menemukan sebuah lapisan kedua berisi deposit pasir dan tanah liat setebal 2,5 meter. Pada lapisan itu masih terdapat sisa-sisa hewan laut berukuran kecil.

Yang mengejutkan, di bawah lapisan pasir dan tanah liat itu terdapat lapisan ketiga berisi benda-benda rumah tangga yang terbuat dari tembikar. Tembikar itu dibuat oleh tangan manusia. Tidak ditemukan benda logam satu pun di lapisan itu. Diperkirakan, benda-benda tersebut peninggalan masyarakat Sumeria Kuno yang hidup di Zaman Batu. Menurut perkiraan para ahli, lapisan kedua itu adalah endapan lumpur akibat banjir yang terjadi pada zaman Nabi Nuh.

Banjir itu telah menenggelamkan masyarakat Sumeria Kuno, yang kemungkinan besar mereka adalah kaum Nabi Nuh. Lalu lumpur yang terbawa banjir itu menimbun sisa perabadan masyarakat tersebut. Berabad-abad, atau puluhan abad kemudian setelah banjir berlalu, barulah hadir kembali masyarakat baru di atas lapisan kedua itu, yakni masyarakat Sumeria Baru, yang peradabannya jauh lebih maju daripada masyarakat Zaman Batu yang tertimbun lumpur itu.

Peradaban bangsa ini terbagi dua: peradaban sebelum banjir besar, atau disebut juga Sumeria Kuno, dan pascabanjir besar, Sumeria Baru.

Bangsa Sumeria hidup di lembah Sungai Eufrat dan Tigris, Irak sekarang, yang subur dan terkenal dengan nama Lembah Mesopotamia. Mereka menggantungkan pola hidupnya dengan mengolah tanah-tanah pertanian. Lembah itu telah dihuni sejak 4.000 SM, bahkan mungkin lebih tua lagi. Bangsa Sumeria adalah bangsa yang pertama kali membangun sebuah peradaban besar di muka bumi ini. Mereka mempunyai tradisi sastra yang kuat dan mengembangkan hukum serta mitologi yang mengesankan. Di samping itu, mereka sudah memiliki aksara cuneiform (aksara atau simbol-simbol huruf, seperti aksara Hieroglif di Mesir Kuno) sebagai alat komunikasi dan penulisan-penulisan karya ilmiah.

Kota yang paling terkenal adalah Ur, Uruk, atau Urartu. Di samping kota Ur, dikenal pula kota-kota kuno lainnya yang dibangun bangsa Sumeria; seperti Erech, Shuruppak, dan Kish.

Sistem kepercayaan mereka adalah mempercayai adanya dewa-dewi yang memberikan perlindungan hidup di dunia ini. Dewa tertinggi dan terkuat di antara mereka adalah Dewa Inana. Ini adalah dewa langit yang merajai seluruh dewa-dewi. Di dalam Al-Quran, dewa-dewi itu disebut Wudd, Suwa, Yaghuts, Ya'uuq, dan Nasr. “Dan mereka berkata, ‘Jangan sekali-kali kamu meninggalkan tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan Wadd, Suwwa', Yaghuts, Ya'uq, dan Nasr.” (QS Nuh: 23).

Bangsa inilah yang pertama kali memperkenalkan kuil-kuil atau candi yang dinamakan ziggurat sebagai tempat ibadah dan persembahan kepada dewa-dewinya. Dewa dan dewi itu digambarkan dalam bentuk patung yang tersebar di banyak ziggurat di kota-kota Sumeria.


PERADABAN SUMERIA KUNO

Peradaban tinggi yang telah dibangun oleh bangsa Sumeria Kuno, membuat masyarakatnya semakin jauh dari petunjuk yang telah dibawa oleh para nabi terdahulu. Patung dewa-dewi yang mereka sembah adalah bukti kesesatan itu. Maka, diutuslah Nuh dari kalangan mereka untuk menyampaikan ajaran ketauhidan, supaya beribadah hanya kepada Allah.

“Nuh berkata, ‘Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu. Sembahlah Allah, bertakwalah kepada-Nya, dan taatlah kepadaku. Niscaya Allah akan menghapuskan sebagian dosamu dan menangguhkan kamu sampai pada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan kalau kamu mengetahui.” (QS Nuh: 2-4).

Seperti biasa, jawaban yang diterima Nuh sama seperti jawaban orang-orang pembangkang dan sombong yang lainnya. Mereka mengatakan, Nuh tidak lain adalah seorang manusia biasa yang tidak memiliki kemampuan apa-apa. Bahkan mereka menuduh, ia adalah seorang yang hilang ingatan. Namun demikian, Nuh tetap mengajak kaumnya untuk kembali ke ajaran tauhid.

Seperti kisah para nabi yang lain, mula-mula yang menjadi pengikutnya adalah golongan lemah, miskin papa, yang tidak mempunyai daya apa-apa di hadapan para penguasa Sumeria. Maka, penghinaan dan penolakan pun semakin menjadi-jadi. Hal ini digambarkan dalam Al-Quran sebagai berikut, “Maka berkatalah pemimpin-pemimpin kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki suatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta’.” (QS Hud: 27).

Mereka bahkan mengancam Nuh dengan kata-kata yang sangat seram, “Mereka berkata, ‘Sungguh jika kamu tidak mau berhenti, hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam (dilempari batu hingga mati).” (QS Asy-Syu’ara’: 116).

Demikianlah bantahan kaumnya atas ajakan Nuh AS. Bahkan istri dan putranya termasuk dari golongan mereka yang menentang Nuh. Konon, nama putra Nuh yang menolak ajakan bapaknya bernama Kanaan (Qana'an).

Berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun Nuh mengajak kaumnya ke jalan yang benar. Namun, hasil yang didapat tidaklah sebagaimana yang ia harapkan. Penolakan dan ejekan-ejekan pun semakin menjadi-jadi. Nuh menjadi sangat sedih dan mengadukan hal ini kepada Allah, “Nuh berdoa, ‘Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku’.” (QS Al-Mukminun: 26).

Dalam surah lain, dikemukakan, “Nuh berkata, ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku siang dan malam. Maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari dari kebenaran. Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinga dan menutupkan bajunya, dan mereka tetap menyombongkan diri dengan sangat’.” (QS Nuh: 5-7).


BAHTERA RAKSASA

Allah, Yang Maha Mendengar, menjawab keluhan Nuh dalam firman-Nya, “Dan diwahyukan kepada Nuh bahwasannya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu kecuali orang yang telah beriman, karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang telah mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan." (Hud: 36-37).

Maka dibuatlah perahu itu oleh Nuh AS dibantu oleh putra-putranya yang beriman, Ham, Syam, dan Yafitz, serta kaumnya yang beriman. Tidak terbayangkan bagaimana mereka membuat perahu di daerah pesawahan dan perkebunan Mesopotamia itu. Dan ketahuilah, Nuh dan kaumnya itu bukan para nelayan yang biasa melaut dan bikin perahu! Lagi pula perahu yang dibuat oleh "orang-orang yang bukan ahlinya" itu harus perahu yang superbesar, yang akan mengangkut orang-orang yang beriman dan binatang-binatang secara berpasang-pasangan. Sudah bisa dipastikan, pekerjaan mereka itu menjadi bahan olok-olokan yang semakin menjadi-jadi dari kaumnya yang kafir itu. Namun, berkat bimbingan wahyu, selesailah perahu yang bahan bakunya dari kayu itu.

Dalam Al-Quran diriwayatkan, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk mengangkut masing-masing hewan sepasang (jantan dan betina) ke dalam bahteranya, “Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air, Kami berfirman, ‘Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang jaantan dan betina, dan keluargamu, kecuali orang yang telah terdahulu ketetapan terhadapnya, dan muatkan pula orang-orang yang beriman.” (QS Hud: 40).

Maka, sesuai dengan tanda yang diisyaratkan, berupa “dapur yang telah memancarkan air”, yakni timbulnya topan, naiklah putra-putra Nuh yang beriman, kecuali istrinya dan Kanaan, orang-orang yang beriman, beserta binatang-binatang ternak berpasang-pasang. Sementara, orang-orang kafir Sumeria Kuno itu semakin menghina Nuh dan kaumnya. Mereka mengira, hujan itu adalah hujan rahmat dari dewa-dewi mereka.

Nah, sejak saat itulah hujan terus-menerus mengguyur lembah subur Mesopotamia itu. Dua sungai besar, Eufrat dan Tigris, tidak bisa lagi menampung aliran air yang diguyur hujan lebat yang tak ada henti-hentinya. Tenggelamlah kaum Nabi Nuh yang kafir tersebut dalam banjir besar yang tiada taranya.

Konon, hujan itu berlangsung selama 40 hari 40 malam, dan baru surut setelah 150 hari. Menurut penyelidikan para ahli, banjir yang terjadi saat itu tidak melanda seluruh dunia, melainkan hanya terjadi di daerah Mesopotamia, kini termasuk wilayah Irak, khususnya di daerah lembah antara Sungai Eufrat dan Sungai Tigris. Namun karena lembah tersebut demikian luas, ketika terjadi hujan superlebat berhari-hari, meluaplah kedua sungai itu. Lalu airnya menenggelamkan lembah di antara dua sungai tersebut. Demikian banyak airnya sehingga lembah itu berubah seperti laut, menenggelamkan seluruh umat Nabi Nuh yang ingkar di lembah itu.

Pada tahun ‘90-an, para arkeolog dari Inggris dan Amerika itu menemukan fosil yang diduga bahtera Nabi Nuh di Pegunungan Ararat, Armenia. (may/voa-islam.com)

Rabu, 01 Oktober 2014

Cara Membaca Karakter Seorang Wanita Melalui Posisi Duduknya

Bahasa tubuh dapat mencermikan sifat seseorang, Menurut Wikipedia Karakter atau watak adalah sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia atau makhluk hidup lainnya. Karakter menurut bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku, sehingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus dan perilaku jelek lainnya dikatakan orang berkarakter jelek. Sebaliknya, orang yang perilakunya sesuai dengan kaidah moral disebut dengan berkarakter mulia.

Cara Membaca Karakter Seorang Wanita Melalui Posisi Duduknya
Pengertian karakter menurut Pusat Bahasa Dekdiknas adalah “bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, watak”. Adapun berkarakter, adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, dan berwatak.

Pada kesempatan kali ini, kita membahas karakter seorang wanita melalui cara duduknya. Jadi bagi pria yang sementara lagi mencari calon pendamping, ulasan berikut bisa dijadikan acuan agar tidak salah pilih nantinya.


1.  Kedua Kaki Merapat
Tipe wanita seperti ini sangat siaga terhadap orang yang baru di kenal dangat sangat hati-hati, tidak bisa cepat akrab dengan orang lain sebelum mendapatkan kepercayaan terlebih dahulu olehnya.

2. Kedua Kaki  Menyilang
Tipe wanita seperti ini cenderung cuek dengan apa yang ada di sekelilingnya. Ia lebih suka bergaul orang yang setipe, simpel, jujur dan orang berfikiran terbuka.

3.  Kedua Pergelangan Kaki Menyilang
Tipe wanita ini sangat berhati-hati terhadap orang lain. Ia tidak suka dan membenci orang yang sering berbicara sembarangan. Sikap tulus dan sopan wajib untuk dimiliki untuk mendekati wanita tipe ini.

4. Kedua Tumit Terbuka Lebar
Tipe wanita tahu membedakan sikapnya terhadap orang yang baik dan tidak. Bila ia bertemu dengan orang yang disukainya, maka ia tidak perduli dengan kekurangan orang tersebut. Sebaliknya bila bertemu dengan orang yang dibencinya maka ia tidak akan membicarakan hal baik tentangnya.

5.  Kedua Kaki Merapat, Sedikit Dibengkokkan ke Kiri atau ke Kanan
Tipe wanita ini memiliki rasa bangga yang kuat pada dirinya sendiri. Ia paling suka kalau dipuji kecantikannya atau keanggunannya.

Itulah beberapa tipe wanita dilihat dari posisi duduknya, semoga memberikan gambaran dan bermanfaat

Sabtu, 20 September 2014

Kisah Cowok Buta dan Cewek Berhati Mulia

Dahulu ada seorang cowok dan saling jatuh, walaupun mereka berdua saling mencinta dan akhirnya terpisah karena takdir. Tetapi melalui cerita singkat semoga kita mendapatkan pelajaran berharga setelah membacanya.

Cowo: "yang aku pengen banget ketemuan sama kamu, tapi aku malu sama kamu.."
Cewe: malu kenapa..?"
Cowo: "aku malu karna aku tidak sempurna.."
Cewe: aku mencintaimu apa adanya, aku sudah sayang banget sama kamu dan aku terima kamu apa pun adanya dirimu.."
Cowo: "tapi aku buta yang..

Kisah Cowok Buta dan Cewek Berhati Mulia
"Ketika itu si cowo mendapatkan donor mata, dan setelah melewati berbagai pengobatan,
lalu si cowo itu bisa melihat normal.

Ketika itu si cowo berkata pada cewenya.

Cowo: "sayang aku sudah sembuh dan aku sudah bisa melihat.. yuk sayang, kita ketemuan.."
Cewe: "tapi aku malu ketemu sama kamu"

Lalu si cowo membujuk si cewe dan akhirnya si cewe mau ketemuan.

Ketika si cowo dan si cewe itu ketemuan, si cowo terkejut melihat si cewe yang ternyata
buta. Lalu cowo berkata dengan kecewa.

Cowo: "ternyata kamu juga buta sama kaya aku dulu.. Pantes kamu suka sama aku..

"Setelah si cowo berkata seperti itu, lalu si cowo memutuskan si cewe dan pergi dari hadapannya.

Dan pada suatu hari si cowo itu mendapatkan
kabar bahwa Si cewe tewas tertabrak mobil.
Lalu si cowo berniat untuk melihat yang terakhir kalinya,

Tapi saat si cowo hendak pulang, ibu si cewe menghampiri dan memberikan sebuah tulisan dari si cewe yang berisi: "sayang terima kasih atas kasih sayang kamu ke aku, jujur aku senang banget sudah bisa mendonorkan kedua mataku buat kmu..
Semoga mata pemberian dari ku bisa menjadi
berguna bagi hidupmu.. I LOVE YOU FOREVER.."

Setelah membaca surat itu, si cowo menangis dan menyesal.
Tapi semuanya telah terjadi, si cewe pun sudah tak hidup lagi.

Rabu, 02 Juli 2014

Perbedaan Orang Jatuh Cinta dan Membangun Cinta

CIRI-CIRI ORANG SEDANG JATUH CINTA:

1. Di hatinya hanya ada dia
2. Yang dipikirkannya bagaimana dapetin dia
3. Diimajinasinya,kebersamaan dengan dia
4. Rela berkorban demi mendapatkan cintanya
5. Ketakutannya, jauh dengan dia
6. Kesenangannya, berdekatan dengan dia
7. Dunia serasa milik berdua, tak satupun dapat memisahkannya

Perbedaan Orang Jatuh Cinta dan Membangun Cinta

CIRI-CIRI ORANG SEDANG BANGUN CINTA

1. Di hatinya ada cinta karena Allah
2. Yang dipikirkannya, bagaimana bersamanya mentaati Allah
3. Diimajinasinya,menapaki surga bersamanya
4. Rela berkorban untuknya hanya karena Allah
5. Ketakutannya, cinta padanya melebihi cinta pada Allah
6. Kebahagiannya, membangun keluarga sakinah bersamanya
7. Bersatu karena Allah, berpisah juga karena Allah

Semoga kita bisa membangun cinta karena Allah. Mencintainya karena Allah, dan bersumpah setia karena Allah. hingga cintapun membumbung tinggi hingga menapaki surga. Aamiin.

Rabu, 25 Juni 2014

6 Keutamaan Membaca Ayat Suci Al-Qur'an

Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi memaparkan hadits-hadits yang berkenaan dengan keutamaan membaca Al-Qur’an. Di antaranya:
  1. Akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat. Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim)
  2. Mendapatkan predikat insan terbaik. Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tirmidzi)
  3. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akhirat, bagi yang mahir mambacanya. Dari Aisyah ra, berkata; bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhari Muslim)
    6 Keutamaan Membaca Ayat Suci Al-Qur'an
  4. Mendapatkan pahala dua kali lipat, bagi yang belum lancar. “Dan orang yang membaca Al-Qur’an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari Muslim)
  5. Akan diangkat derajatnya oleh Allah Dari Umar bin Khatab ra. Rasulullah saw. bersabda,: “Sesungguhnya Allahswt. akan mengangkat derajat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur’an), dengan dengannya pula Allah akan merendahkan kaum yang lain.” (HR. Muslim)
  6. Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya.
Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketengangan, akan dilingkupi pada diri mereka dengan rahmat, akan dilingkari oleh para malaikat, dan Allah pun akan menyebut (memuji) mereka di hadapan makhluk yang ada di dekat-Nya.” (HR. Muslim)

Jumat, 06 Juni 2014

Agenda dan Program Nyata Prabowo - Hatta



Agenda dan Program Nyata Prabowo - Hatta
Misi pertama Prabowo-Hatta dalam agenda dan program nyata utuk menyelamatkan Indonesia adalah ‘Membangun Perekonomian yang Kuat, Berdaulat, Adil dan Makmur’. Misi kedua adalah ‘Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan’.

Langkah yang akan diambil utuk mendukung misi ‘Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan’, diantaranya; Pertama, Memprioritaskan peningkatan alokasi anggaran untuk program pembangunan pertanian, kehutanan, perikanan dan kelautan, koperasi dan UMKM, serta industri kecil dan menengah.

Senin, 26 Mei 2014

Arti Kedutan, Gatal dan Bersin Pada Diri Anda

Mata berkedut atau biasa dinamakan kedutan hampir pernah dirasakan semua orang. Karena jarang-jarang terjadi, ketika mata kedutan biasanya dianggap sebagai pertanda mau dapat rezeki atau dapat masalah.

Mata kedutan biasanya hanya terjadi beberapa detik atau menit yang terjadi dalam sekali atau beberapa kali dalam satu hari. Atau terkadang akan hilang dan datang lagi.

Arti Kedutan, Gatal dan Bersin Pada Diri Anda
Menurut pakar mata Contact Lens and Cornea Section of the American Optometric Association, Burt Dubow, dilansir Detik Health, kedutan bukanlah masalah medis yang serius.

Penyebabnya adalah kontraksi otot orbicularis oculi. Serabut syaraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat. Denyutan pembuluh darah tiba-tiba itu membangkitkan aliran listrik yang membuat mata kejang sesaat.

Kedutan dianggap berbahaya jika berlangsung terus menerus dan gerakannya tak bisa diobati. 

Dahi
  • Kemungkinan akan menghadapi tantangan di tempat kerja
  • Kemungkinan akan kehilangan uang

Mata
  • Untuk pria, mata kanan, untuk perempuan mata kiri, berkedut sebelum mengerjakan sesuatu pertanda akan sukses.
  • Pada perempuan, mata kanan berkedut pertanda akan cemas.

Alis
  • Alis kanan: akan mendapat kegembiraan akan bertemu kekasih
  • Alis kiri: akan bertemu seseorang yang penting

Kelopak mata
  • Kelopak mata kanan atas: pertanda akan mendapat untung
  • Kelopak mata kanan bawah: kemungkinan akan sedih
  • Kelopak mata kiri atas: kemungkinan akan bertemu kekasih atau mendapat kekasih bagi yang lajang
  • Kelopak mata kiri bawah: akan menangis

Hidung
  • Kedutan pada sebelah kanan: akan bertengkar
  • Kedutan pada sebelah kiri: pertanda baik, akan mendapat untung 

Leher
  • Kedutan di sebelah kanan: akan mendapat kebahagiaan dan kemakmuran
  • Kedutan di sebelah kiri: akan menemukan pasangan.

Bahu
  • Kedutan pada kedua bahu: akan bertengkar dengan teman dekat atau pasangan
  • Kanan: pertanda akan cemas
  • Kiri : akan sukses 

Makna pertanda gatal
  • Kepala gatal: pertanda akan mendapat keberuntungan.
  • Mata kiri gatal: pertanda akan kecewa
  • Mata kanan gatal: kemungkinan akan bertemu pasangan dari lawan jenis
  • Hidung gatal: pertanda yang tidak menguntungkan
  • Dagu gatal: pertanda akan mendapat kemakmuran
  • Telapak tangan kiri gatal: akan mengeluarkan uang
  • Telapak tangan kanan gatal: akan mendapat uang tak terduga
  • Kaki kanan gatal: pertanda akan sukses dalam perjalanan ke luar negeri
  • Kaki kiri gatal: perjalanan akan gagal

Bersin yang merupakan pertanda buruk
  • Bersin ketika akan masuk ke dalam rumah
  • Ketika upacara keagamaan dimulai
  • Ketika akan memulai perjalanan
  • Saat membeli suatu produk
  • Ketika akan meninggalkan rumah untuk bekerja. Bersin pada waktu ini menunjukkan akan menemui kesulitan di tempat kerja.
  • Saat memakai sepatu ketika akan berangkat
  • Bersin ketika bertanya menunjukkan akan mendapat jawaban yang tidak menyenangkan

HARI BERSIN

Senin
Akan menghadapi kesulitan atau bahaya

Selasa
Akan bertemu dengan seseorang

Rabu
Bersin akan mendapat surat

Kamis
Akan mendapat sesuatu yang lebih baik

Jumat
Bersin pertanda sedih atau susah

Sabtu
Esok akan bertemu kekasih

Minggu
Kesusahan akan mewarnai sepanjang minggu.
Tentu ini tidak berlaku jika Anda sedang pilek atau flu.


Diolah dari berbagai sumber

Selasa, 15 April 2014

12 Golongan Manusia Yang Akan Di Doakan Malaikat

Malaikat berdasarkan wikipedia (Bahasa Arab: ملاءكة; transliterasi: Malaikah) adalah makhluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah.

Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.

Berikut 12 golongan manusia yang akan akan di doakan Malaikat sebagaimana dalam rilis Fp. Ust. Yusuf Mansyur berikut ini :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci
"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdo'a: "Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci." (H.R. Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

12 Golongan Manusia Yang Akan Di Doakan Malaikat
Penampakan malaikat di Kabbah, Dok. Jafariyanews.com
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat
"Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendo'akannya: "Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia." (H.R. Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469)

3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang-orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan." (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib)

4. Orang-orang yang menyambung shaf pada shalat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf)
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf." (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

5. Para malaikat mengucapkan 'aamiin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah
"Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu." (H.R. Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat
"Para malaikat akan selalu bershalawat (berdoa) kepada salah satu di antara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat di mana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, "Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia." (H.R. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad 8106)

7. Orang-orang yang melakukan shalat Shubuh dan 'Ashar secara berjama'ah
"Para malaikat berkumpul pada saat shalat Shubuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga Shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'Ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'Ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka: "Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?", mereka menjawab: "Kami datang, sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka, sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat." (H.R. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad 9140)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan
"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin' dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan." (H.R. Imam Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim 2733)

9. Orang-orang yang berinfak
"Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkat: "Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak." Dan lainnya berkata: "Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit." (H.R. Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 1442 dan Shahih Muslim 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdo'a) kepada orang-orang yang sedang makan sahur. Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa sunnah." (H.R. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit
"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya, kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh." (H.R. Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754)

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain
"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain." (H.R. Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily).

Senin, 17 Maret 2014

Contoh Surat Keterangan Pengangkatan Guru Honorer TK

PEMERINTAH KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
TAMAN KANAK-KANAK IDHATA KANAUNGAN
WILAYAH I KECAMATAN LABAKKANG
Alamat  :  Desa Kanaungan Kec. Labakkang Kab. Pangkep Telp. (0410) 2313012
Provinsi Sulawesi Selatan 90653
 


KEPUTUSAN
KEPALA TAMAN KANAK-KANAK IDHATA KANAUNGAN
KECAMATAN LABAKKANG KABUPATEN PANGKEP
NOMOR : 422/011/TK IDHATA/I/2014

PENGANGKATAN GURU TIDAK TETAP STATUS HONOR
TK IDHATA KANAUNGAN

KEPALA TAMAN KANAK-KANAK IDHATA KANAUNGAN

Membaca             :      a.  Bahwa sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
                                 b.  Bahwa dalam upaya peningkatan mutu pendidikan khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar.
                               c.  Bahwa untuk maksud poin a dan b diatas, perlu untuk mengangkat guru honorer yang berkelayakan.

Mengingat                  :      1.  Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah.
                                         2.  Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional.
                                         3.  Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar.

Memperhatikan           :      Pokok-Pokok program kerja Kepala TK Idhata Kanaungan

MEMUTUSKAN

Menetapkan                :     
PERTAMA                :      Terhitung sejak tanggal 07 Januari 2014 mengangkat saudari :
Nama                            :    SYAMSINAR, S.Pd
Tempat/Tgl. Lahir         :    Labakkang, 8 Nopember 1985
Pendidikan Terakhir     :    Strata Satu (S1)
Program Studi               :    Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

KEDUA                   :    Tenaga Guru yang dimaksud, selama melaksanakan  tugasnya sebagai tenaga honorer dengan menggunakan dana subsidi pemerintah, peran serta komite dan dana-dana yang relevan lainnya.
KETIGA                : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan di dalamnya akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
KEEMPAT                 :      Demikian Surat Keputusan ini diterbitkan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan           :    Kanaungan
Pada tanggal        :    07 Januari 2014

Kepala,



Hj. RAHMAWATY, S.Pd
NIP. 19760225 198611 2 001

Tembusan  Kepada Yth :
1.      Kepala Cabang Dinas Diknas Kecamatan Labakkang
2.      Yang bersangkutan untuk diindahkan
3.      Pertinggal





PEMERINTAH KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
TAMAN KANAK-KANAK IDHATA KANAUNGAN
WILAYAH I KECAMATAN LABAKKANG
Alamat  :  Desa Kanaungan Kec. Labakkang Kab. Pangkep Telp. (0410) 2313012
Provinsi Sulawesi Selatan 90653




KEPUTUSAN KEPALA TAMAN KANAK-KANAK IDHATA KANAUNGAN
NOMOR : 422/002/Kep/TK ID/I/2014

Tentang

PEMBAGIAN TUGAS GURU DALAM
PROSES BELAJAR MENGAJAR ATAU BIMBINGAN
SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014

KEPALA TAMAN KANAK-KANAK IDHATA KANAUNGAN


Membaca                    :      Bahwa dalam rangka memperlancar pelaksanaan proses belajar mengajar atau bimbingan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014 di TK Idhata Kanaungan, perlu menetapkan pembagian tugas guru dalam proses belajar dan bimbingan.

Mengingat                  :      1.  Penetapan Kalender Pendidikan dari Kepala Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda Kab. Pangkep Tahun Pelajaran 2013/2014.
                                           2.  Hasil Rapat dan pada tanggal 06 Januari 2014 tentang Pembagian Tugas Guru.
                                           3.  Surat Izin Operasional Taman Kanak-Kanak Idhata Kanaungan            No. 421/2014/Diknas Tanggal 19 September 2005.


MEMUTUSKAN

Menetapkan                :     
Pertama                       :      Pembagian Tugas Guru dalam Kegiatan Belajar Mengajar atau Bimbingan pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014, seperti tersebut dalama lampiran I keputusan ini.
Kedua                         :      Menugaskan guru untuk melaksanakan tugas bimbingan seperti tugas tersebut pada lampiran II keputusan ini.
Ketiga                         :      Masing-masing guru melaporkan pelaksanaan tugasnya secara tertulis dan berkala kepada Kepala Sekolah.
Keempat                     :      Segala biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini diberikan pada anggaran yang sesuai.
Kelima                        :      Apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, maka akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Keenam                      :      Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.


Ditetapkan           :    Kanaungan
Pada tanggal        :    08 Januari 2014  

Kepala,




Hj. RAHMAWATY, S.Pd
NIP. 19760225 198611 2 001


Tembusan  Kepada Yth :
1.      Kepala Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda Kab. Pangkep di Pangkajene
2.      Kepala UPT Dinas Pendidikan Olah Raga dan Pemuda Kec. Labakkang di Labakkang
3.      Pengawas TK/SD wilayah Kecamatan Labakkang
4.      Masing-masing kepada yang bersangkutan untuk diindahkan
5.      Pertinggal













Contoh Surat Keterangan Pengangkatan Guru Honorer TK















Lampiran II      :  Keputusan Kepala Tk. Idhata Kanaungan
                               Nomor          :     442/00/Kep/TK.IK/I/14
                               Tanggal        :     08 Januari 2014


PEMBAGIAN TUGAS GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
SEMESTER GENAP TAHUN 2013/2014

No
Nama/NIP/NGB
Gol. Ruang
Jabatan
Guru
Jenis
Guru
Tugas
Mengajar
Jumlah
Ket.
1
2
3
4
5
6
7
8
1.
2.
3.
4.
5.
Hj. Rahmawati, S.Pd
Syamsinar, S.Pd
Suhaena Nur
Munarti, S.Pd
Hasriawanti Sabri
IV/a
Guru Pembina
Kepala TK
Guru Kelas
Guru Kelas
Guru Kelas
Guru Kelas
Pembiasaan
Kelas 0
Kelas 0
Kelas 0
Kelas 0
6
24
24
24
24

GK
GK
GK
GK
JUMLAH








Kanaungan, 08 Januari 2014

Kepala,




Hj. RAHMAWATY, S.Pd

NIP. 19670225 198611 2 001