Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2014

Menjelang Detik-detik Kecelakaan Yang Dialami Bianchi

Menjelang detik-detik kecelakaan yang dialami pebalap tim Formula 1 Marussia, Jules Bianchi, dirilis oleh sejumlah media Eropa, menunjukkan betapa parahnya kecelakaan tersebut.

Dalam video cuplikan GP Jepang di Suzuka itu, Bianchi meluncur kencang keluar jalur, menabrak kendaraan derek yang tengah menarik mobil Sauber milik Adrian Sutil, yang mengalami kecelakaan di tempat yang sama dua lap sebelumnya.

Menjelang Detik-detik Kecelakaan Yang Dialami Bianchi
Dok. Dailymail
Bianchi mengalami kecelakaan di Tikungan 7 pada lap ke-43. Mobil yang dikemudikannya keluar jalur dan menabrak kendaraan derek. Mobil tersebut menghantam bagian belakang kendaraan derek dan masuk ke kolong. 

Sepintas, terlihat kepala pebalap berusia 25 tahun itu menghantam bagian belakang kendaraan derek dan terseret ke dalam kolong.

Akibat kecelakaan tersebut, Bianchi mengalami pendarahan di dalam kepalanya dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit menggunakan Ambulans. Petugas medis tak bisa menerbangkan sang pebalap dengan helikopter karena tekanan udara di ketinggian dikhawatirkan membuat lukanya kian parah.

Pebalap asal Prancis itu saat ini berada pada kondisi 'kritis namun stabil'. Tim Marussia berharap kesabaran dan pengertian dari awak media seputar kabar perkembangan sang pebalap.

GP Jepang 2014 akhirnya dihentikan pada lap ke-44 atau satu lap setelah kejadian tersebut. Balapan dimenangi Lewis Hamilton dari Mercedes GP.

Untuk melihat videonya klik disini

Kamis, 12 Juni 2014

Pesta Akbar Pembukaan Piala Dunia 2014

Piala Dunia 2014 tinggal di depan mata, persiapan jelang seremoni pembukaan pada dinihari mendatang (13/6) pun terus dipersiapkan panitia lokal pun FIFA sebagai wadah sepak bola di dunia.

Bertempat di Arena de Sao Paulo, seremoni pembukaan akan dibuka pada pukul 3 siang waktu lokal atau 01.00 WIB. Seremoni dibuka dengan lagu dan tarian khas Brasil yang menunjukkan sejarah dan energi negara tuan rumah.

Pesta Akbar Pembukaan Piala Dunia 2014
Pesta upacara pembukaan Piala Dunia ke-20 nanti hanya akan berlangsung selama 25 menit. Namun, setiap menit acara itu membutuhkan waktu persiapan sekitar 20 hari.

Perhatian dunia akan terpusat di satu titik pada Jumat (13/6/2014) dini hari besok, yakni ke Stadion orinthians di Sao Paolo, Brasil. Ketika perhelatan ke-64 Piala Dunia secara resmi dimulai.

Menurut situs resmi Pemerintah Brasil, upacara pembukaan Piala Dunia 2014 melibatkan sekitar 600 penari yang berlatih sejak sebulan silam. Menurut Direktur Artistik Pertunjukan, Daphne Cornez, upacara pembukaan ini bukan sekadar merayakan pesta sepak bola sejagad, tetapi juga memberi penghormatan terhadap Brasil dengan kekayaan alam, dan masyarakatnya yang gila bola.

"Semangat dan kegairahan masyarakat Brasil akan sepak bola itu akan tercermin pada upacara pembukaan nanti. Sebuah pertunjukan tentang masyarakat yang setiap napasnya menyuarakan sepak bola," ujarnya.

Tak aneh kiranya jika Jennifer Lopez, penyanyi asal Amerika Serikat itu, tak ingin ketinggalan hadir setelah sempat dikabarkan batal hadir di pesta pembukaan itu nanti.

Adapun susunan acara Opening Ceremony (Upacara Pembukaan Piala Dunia 2014)
  • Siaran Langsung: ANTV/TVOne/K-Vision (Melalui saluran UHF)
  • Jumat, 13 Juni 2014
  • Pukul: 01.00 WIB
  • Stadion Arena de Sao Paolo
  • Tema: Nature, People, Football
  • Pengisi Acara:
  • Jennifer Lopez
  • Pitt Bull
  • Olomo
  • Perwakilan kepala negara
  • Pengiring Musik: Nelson Ayres Orkestra
  • Pengarah Acara : Maria Rita dan Mohammed Assaf
Sementara itu Laga tuan rumah Brasil melawan Kroasia, Jumat dini hari nanti 13 Juni, menjadi laga pembuka Piala Dunia Brasil 2014. Hasil positif di laga persahabatan terakhir menghadapi serbia sebelum kick off Piala Dunia, memberi kepercayaan diri bagi Neymar dan kawan-kawan

Rabu, 09 April 2014

Red Devil Gagal Bendung Keperkasaan Bayern

Bayern Munich melanjutkan misinya untuk mempertahankan gelar Liga Champions musim ini, usai menyingkirkan perlawanan Manchester United 3-1 (agregat 4-2) di leg kedua perempatfinal Liga Champions, Kamis 10 April dini hari WIB.

Sempat dibuat frustasi di babak pertama dengan permainan bertahan Setan Merah. Akhirnya kedigdayaan Raksasa Bavarian mampu memberikan kemenangan di depan publiknya sendiri, Allianz Arena. Sekaligus memastikan diri lolos ke babak semifinal Liga Champions. 

Strategi bertahan yang dilterapkan Manchester United, sukses membuat Bayern Munich frustasi. Setidaknya hingga babak pertama ini para pemainDie Roten masih belum bisa menjebol gawang Setan Merah yang dikawal David De Gea. 

Red Devil Gagal Bendung Keperkasaan Bayern
Laga dimulai dengan penguasaan bola yang dilakukan oleh tuan rumah. Namun pertahanan United masih terlihat kuat dalam membendung serangan yang dibangun dari sayap Bayern, yang dikomandoi oleh Frank Ribery dan Arjen Robben. 

Sesekali United mencuri serangan melalui Wayne Rooney yang menjadi penyerang tunggal pada pertandingan ini. Akan tetapi penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat Manuel Neuer meredam bola dengan mudah. 

Robben coba membuat peruntungan dalam serangan yang dibangunnya pada menit ke-14. Aksinya di sisi kiri pertahanan United mengobrak abrik. Namun karena rapatnya pertahanan Setan Merah, Robben lebih memilih melakukan tendangan langsung ketimbang memberi umpan ke mulut gawang David De Gea. Alhasil bola hanya menyamping di sisi kanan gawang United. 

Valencia! Sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam pada menit ke-16, ketika bola umpan dari Rooney berhasil menjebol gawang Neuer. Namun hakim garis membuyarkan gol tersebut, karena pemain internasional Ekuador tersebut sudah lebih dulu terperangkap offside. 

Setengah jam pertandingan berjalan, Bayern masih kesulitan menggempur pertahanan Setan Merah. Tercatat ada delapan pemain United yang ada di kotak terlarang mereka, saat Bayern melakukan serangan. Bisa dibilang strategi yang dijalankan tim tamu cukup efektif dengan membuat para pemain Bayern frustasi. 

Dua menit jelang babak pertama usai, Robben mendapatkan peluang emasnya. Sayang akibat terlalu egois, membuat peluang tersebut sia-sia. Andai Robben lebih memilih untuk membagi kepada rekannya di dalam kotak penalti lawan, babak pertama ini bisa saja Bayern ungguli United. 

Berbeda di babak pertama, United tampil lebih berani di babak kedua. Bahkan Setan Merah berhasil unggul lewat sepakan keras dari Patrice Evra, usai memanfaatkan umpan dari Valencia. Menit ke-57, Bayern 0, United 1 (agregat 1-2). 

Bayern hanya membiarkan United unggul dua menit saja, karena pada menit ke-59, gol balasan berhasil dicetak oleh Mandzukic. Memanfaatkan umpan Ribery, pemain internasional Kroasia tersebut tak menyia-nyiakan peluangnya untuk membuat keadaan menjadi 1-1. (agregat 2-2). 

Praktis usai sama-sama mencetak gol. Permainan kedua tim lebih terbuka. Saling balas serangan membuat United dan Bayern memiliki peluang berbahaya. Meski pada akhirnya kiper dari kedua tim masih bisa meredakan peluang tersebut. 

Tuan rumah akhirnya berhasil memimpin 2-1 ketika pertandingan memasuki menit ke-68. Gol bermula dari aksi Robben di sayap kanan, yang melepaskan umpan mendatar ke mulut gawang De Gea. Muller berada di posisi yang tepat untuk menyambut bola hasil pemberian Robben, dan memaksa De Gea memungut bola dari gawangnya untuk kali kedua. Skor 2-1 (Agregat 3-2 untuk Bayern). 

United yang sudah kepalang tanggung bermain terbuka, terpaksa harus kembali kebobolan. Akhirnya kegoisan Robben dalam mengiring bola membuahkan hasil dan membuat Bayern unggul 3-1, ketika sepakan mendatarnya tak mampu digapai De Gea pada menit ke-76. United tertinggal 1-3 (agergat 4-2 untuk tuan rumah). 

Permainan begitu melemah temponya ketika sudah memasuki menit-menit akhir pertandingan. Bayern juga nampaknya sudah aman dengan keunggulan 3-1 ini. Alhasil tak ada gol yang tercipta dan United pun harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions hanya sampai di perempatfinal saja. 

Sementara lolosnya Bayern ke semifinal merupakan ketiga kalinya secara beruntun dalam tiga musim ke belakang. Di mana pada musim lalu, Bayern sukses meraih gelar Liga Champions usai menundukkan Borussia Dortmund 2-1 di final. 

Susunan Pemain:
Bayern Munich: 1. M. Neuer, 21. P. Lahm, 17. J. Boateng, 27. D. Alaba, 4. Dante, 10. A. Robben, 7. F. Ribéry, 39. T. Kroos, 19. M. Götze (Rafinha 65’), 9. M. Mand?ukic, 25. T. Müller (Pizarro 84’) 

Man. United: 1. De Gea, 15. N. Vidic, 3. P. Evra, 12. C. Smalling, 4. P. Jones, 16. M. Carrick, 25. A. Valencia, 24. D. Fletcher (Chicharito 74’), 10. W. Rooney, 26. S. Kagawa, 19. D. Welbeck (Januzaj 81’).



Sumber : Okezone

Selasa, 20 Agustus 2013

Mantan Kiper Timnas Pamer Kemaluan di Tengah Lapangan

Foto : Radar Semarang/Fajar Makassar
Kepiawaian Hermansyah sebagai penjaga gawang membuat namanya tak tergantikan menghuni bawah mistar gawang Tim Nasional Indonesia di era 1980-an dan 1990-an. Dia juga menjadi kiper di beberapa tim besar di Indonesia pada masa keemasannya. Kehebatannya sebagai kiper membuat namanya melambung dan menjadi salah satu legenda hidup sepak bola Indonesia. 

Namun kiper yang familiar dengan wajah oriental ini harus bersiap-siap menerima malu karena ulahnya sendiri yang kelewat batas. Sore kemarin (19/8), Hermansyah tiba-tiba mempertontonkan (maaf) kemaluannya di tengah-tengah Stadion Jatidiri Semarang, seusai laga antara PSIS melawan PS Bangka. Saat ini, Hermansyah adalah pelatih kiper PS Bangka. 

Peristiwa yang tak lazim ini terjadi setelah laga usai. Hermansyah berusaha merangsek ke wasit yang keluar lapangan hendak masuk kamar ganti. Hermansyah serta ofisial PS Bangka lain memang sangat tidak puas dengan kepemimpinan wasit Sapari dari Bandung yang dianggap sering merugikan timnya selama laga babak 12 Besar Divisi Utama PT Liga Indonesia ini berlangsung. Namun Hermansyah-lah yang tampak paling emosional. 

Eks kiper Bandung Raya ini juga nyaris baku pukul dengan seorang panitia pelaksana pertandingan (panpel) PSIS yang mencoba menghadang Hermansyah ketika hendak mendekati wasit Sapari. Nah, saat Hermansyah sudah berhasil dilerai oleh panpel lain ke tengah lapangan, tiba-tiba dia memelorotkan celana kolornya dan mempertontonkan kemaluannya.

Tidak jelas, kepada siapa dia mempertontonkan alat vitalnya itu. Padahal, saat itu ribuan penonton masih memenuhi Stadion Jatidiri dan belum beranjak pulang karena situasi ricuh. Kejadian tak senonoh yang berlangsung hanya beberapa detik itu berhasil diabadikan fotografer Jawa Pos Radar Semarang, Adityo Dwi Riyantoto. 

Ketika dikonfirmasi kemarin, Hermansyah mengaku kecewa dengan kinerja wasit serta petugas keamanan panpel dan penonton yang terus menghujani bench PS Bangka dengan lemparan-lemparan botol air mineral. 

"Kami kecewa dengan kinerja wasit dan juga penonton, kita disuguhi hal yang tidak bener. Harusnya mereka kasihan juga dong dengan PSIS kalau suatu saat mereka main di luar kandang," beber Hermansyah.

"Saya kira wasit sangat nekat, padahal (laga) tadi (kemarin, Red) disiarkan langsung TV One," katanya. 

Saat dikonfirmasi soal kenekatannya memelorotkan celana, Hermansyah enggan berkomentar. "Pokoknya saya kecewa dengan wasit," tegasnya. 

Pengawas Pertandingan (PP) Nur Salim dari Kediri mengaku sudah menyaksikan kejadian memalukan tersebut dan mencatatnya untuk menjadi bahan laporan. "Semua kejadian kita catat untuk jadi bahan laporan, termasuk apa yang dilakukan Hermansyah," ujarnya yang kemarin sempat men-copy foto-foto yang diabadikan Radar Semarang sebagai bukti. 

Menanggapi ulah Hermansyah, semua pengurus PT LI kompak untuk tidak memberikan jawaban saat dikonfirmasi. Hanya, Ketua Komdis Hinca Panjaitan langsung memberikan respon keras atas tingkah laku yang menurutnya sangat memalukan.

"Itu pasti masuk Komdis dan akan masuk dalam kategori perilaku buruk yang sangat tidak pantas dilakukan, apalagi oleh seorang pelatih," tegasnya. 

Namun, lanjut Hinca, pihaknya tak akan langsung memproses masalah itu begitu saja. Meski sudah mendapatkan bukti dari media, Komdis masih akan menunggu data dari PT LI yang biasanya akan melaporkan masalah pelanggaran ke Komdis.

"Kami kumpulkan data dulu biar lengkap. Menunggu laporan dari PT LI," terangnya.